Buat ngelakuin sesuatu kalau dipaksa itu, gak enak.
Kenapa? Apa karena aku yang paling kecil disini, jadi aku harus belajar menerima semua omongan itu?
Apa yang aku dengar sama sekali tidak aku pahami.
Aku tak pernah ditanyakan, aku tidak pernah.. diajak omong seperti itu.
Apa karena aku masih kecil?
Apa aku harus melakukan seperti mereka, agar aku dapat apa yang mereka dapat?
Apa? Apa karena aku dianggap hebat dengan pemikiranku yang sudah dewasa, jadi aku dianggap bisa untuk mendengar semua pembicaraan yang lantang itu? Apa karena itu?
Tolong, aku juga masih... anak kecil.
Perlakukan pikiranku, seperti anak kecil juga...
Jangan paksa aku.
Jangan paksa aku jadi dewasa.
Aku tak apa jika fisikku terlihat tua dan dewasa, aku tak mau... aku tak mau jadi dewasa dulu.
Aku tau, itu mungkin akan berguna bagi masa depanku, tapi.. apakah aku harus mendengarnya setiap saat? Ah, bukan setiap saat, tapi sering kali. Apa aku harus sering kali mendengarkan pembicaraan dengan bahasa-bahasa yang aku tak pahami?
Mungkin, mereka tak sadar, jika pembicaraan mereka itu juga menyiksaku perlahan.
Aku jadi memikirkan hal yang seharusnya tidak aku pikirkan.
Aku juga iri,
aku tak pernah ditanya ketika aku hilang arah atau sedang tidak ada tenaga.
Aku juga tidak bisa mengungkapkannya, sih. Karena aku takut alasanku dianggap remeh oleh mereka.
Begitu banyak ketakutan yang ku alami, kapan aku bisa mengatasinya, ya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar