Perkenalkan, 'Kopitiam'.

Perkenalkan.

Kamis, 16 Januari 2025

Sudah Lama Tak Berkabar, Apa Kabar?

 Hai. Apa kabar kalian? Aku berharap kalian baik-baik saja. Dan tolong harapkan untuk aku juga agar aku baik-baik saja.

Tahu tidak? Kalau dalam waktu beberapa bulan lagi, beratus-ratus hari lagi, aku akan meninggalkan suatu tempat. Tempat belajarku selama tiga tahun lamanya. Tak terasa, kan?

Bulan ini, bulan depan, dan bulan lusa adalah waktu-waktu terakhirku yang harus digarap dengan sungguh-sungguh. Awal bulan tahun ini adalah badai bagi anak kelas akhir. Termasuk aku dan kawan-kawan.

Tolong doakan aku selalu agar aku dapat melewati segalanya. Beberapa kejadian telah aku lewati di tahun kemarin, jadi aku berharap bisa menjadi lebih baik pada tahun ini. Omong-omong, selamat tahun baru, ya. Aku belum mengucapkannya ya? Maka dari itu, selamat tahun baru untukmu. Semoga kebaikan bisa mengisi keseharian kita di tahun ini.

Sebenarnya aku hanya ingin bercerita sedikit di sini. Bercerita tentang apa yang aku pikirkan tentang diriku di malam hari ini. Hari ini aku melihat-lihat foto lama, tulisan lama, bahkan beberapa surat lama yang aku tulis untuk para kakak kelas tersayang. 

Sampai saat ini aku masih hilang arah. Aku belum menentukan aku mau kemana dan menekuni hal itu. Hari ini aku berpikir, apa aku coba untuk cari 'hal' itu dan mulai menekuninya, ya? Pasalnya banyak sekali harapanku yang belum terpenuhi, walaupun sebenarnya bisa aku lakukan tapi aku tak mengambil kesempatan-kesempatan yang ada.

Sampai terlintas di pikiranku, apa aku terlalu banyak buang waktu, ya?

Sejujurnya aku ingin sekali memiliki teman untuk berdiskusi tentang karir, minat, ataupun bakat. Tapi aku belum menemukannya. Bagaimana, ya? Apakah aku akan menemukannya suatu hari nanti?

Dari akhir tahun kemarin sampai saat aku menulis ini, aku masih banyak sekali perdebatan dengan diriku sendiri. Jadi aku tak lagi berdebat dengan teman, keluarga, guru atau yang lainnya. Tak sesering aku berdebat dengan diriku sendiri. Pikiranku berdebat dengan hatiku, atau pikiranku berdebat dengan perutku yang menangis ketika kelaparan hahahah.

Doakan aku selalu ya. Semoga aku bisa ambis dengan caraku. Semoga aku bisa menjadi orang yang lebih baik lagi. Semoga aku tidak begini-gini saja.

Semoga.. aku tak membuang-buang waktu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar